LANGKAH MENUJU KESUKSESAN KITA

Oleh : Agus Kurniawan

“Sukses bagi saya adalah mindset. Sukses adalah saya, saya adalah sukses. Sukses bukan tujuan, bukan pula perjalanan. Success is about being and becoming.”

Terdengar gila memang mendengar kata-kata seperti itu. Berani dan terlalu confidence memang. Tapi perlu anda ketahui bahwa ribuan, jutaan bahkan milyaran orang sukses memiliki pemikiran seperti itu. Hal itu menjadi sebuah mantera bagi seseorang untuk mencapai kesuksesan.

Untuk menjadi seseorang yang sukses. Apakah anda perlu menjadi seorang Direktur perusahaan skala internasional?. Apakah anda perlu menjadi seseorang denga jutaan prestasi?. Atau apakah anda perlu menjadi seseorang dengan ribuan penemuan?. Jelas tidak!. Seseorang yang bermental sukses dan menjadi orang sukses bisa jadi hanya seorang  juru parkir.

Banyak sekali orang yang beranggapan bahwa sukses adalah dengan kita menduduki posisi tertinggi, dengan kita mendapatkan prestasi-prestasi, dengan kita mendapatkan uang bermilyar-milyar setiap bulannya. Pemikiran seperti itu adalah pemikirang yang salah. Dengan melakukan pekerjaan kita, menyelesaikan dengan baik tugas yang diberikan kepada kita dan bertanggung jawab atas apa yang telah kita lakukan adalah kesuksesan yang sangat berarti dan tidak dapat diukur oleh apapun.

Menjadi seorang yang dikatakan sukses sangtalah mudah. Hal itu dapat kita mulai dari hal yang kecil dan dapat dilakukan mulai saat ini juga. Banyak sekali cara yang dilakukan oleh seseorang untuk  memperoleh kesuksesan. Tapi hanya orang-orang yang dapat memulainya dari sekarang yang dapat memperoleh kesuksesan nantinya.

Setiap hari banyak hal yang kita lakukan. Dan banyak pula hal-hal tersebut yang dapat dkita jadikan pembelajaran bagi kita nantinya untuk lebih memperbaiki diri guna menuju kesuksesan kita. Namun hanya sedikit orang yang dapat mengambil hikmah atas apa yang telah dilakukannya. Mengapa hal itu dapat terjadi?. Kebanyakan orang di dunia ini sadar atau tidak sadar kurang bersyukur atas apa yang sudah dilakukannya. Banyak sekali manusia yang lupa bersyukur dan yang berakibat tertundanya kesuksesan kita, karena kita tidak puas dengan apa yang kita peroleh. Dengan bersyukur, pekerjaan apapun walau menjadi seorang tukang sapupun kita akan merasa sukses dalam hidup kita. Karena dengan bersyukur setiap harinya kita akan merasa bahwa apa yang sudah kita laksanakan adalah hasil kerja keras kita secara maksimal dan kita kerjakan sebaik-baiknya. Oleh sebab itu kunci pertama untuk mencapai kesuksesan adalah tersu bersyukur atas apa yang kita perbuat setiap harinya.

Selain bersyukur, hal yang dapat kita lakukan adalah dengan me-mindset otak kita agar kita dapat menjalankan aktifitas setiap harinya dengan maksimal. Ada pemimpin dunia yang berkata demikian,”Live as if you were to die tomorrow,learn as if you were to live forever.”, Hiduplah seakan-akan anda akan mati besok, belajarlah seakan-akan anda hidup untuk selamanya. Hal itu memang aneh jika kita pahami secara singkat. Namun, hal itu merupakan jurus yang sangat ampuh untuk mencapai kesuksesan kita. Ada dua poin dari kalimat tersebut. Yang pertama adalah hiduplah seakan-akan anda akan mati besok. Dengan menjalani hidup kita dengan berpikiran bahwa hidup kita hanya tinggal hari ini, maka secara otomatis kita akan melakukan semua pekerjaan di hari itu dengan sebaik-baiknya. Banyak yang bilang kita harus dapat meninggalkan sesuatu yang bermakna di dunia jika kita meninggal dunia. Maka, lakukan mulai hari ini, dengan melakukan pekerjaan kita sebaik mungkin setiap harinya. Dan poin kedua yaitu learn as if you were to live forever. Dengan beranggapan bahwa kita akan terus hidup selamanya,kita akan terus mengupgrade diri dan terus belajar guna menjalani hidup kita yang amat panjang. Sehingga di satu sisi kita beranggapan hidup kita pendek agar kita dapat melakukan pekerjaan hari ini dengan baik, namun di sisi lain kita harus terus belajar untuk menjalani hidup kita yang begitu panjang.

Jika kita menginginkan kesuksesan itu didapat oleh diri kita, maka jangan lupakan apa yang kita punya sebagai jalan kita menuju kesuksesan. Maksudnya adalah dalam memperoleh kesuksesan kita, jangan gunakan jalan orang lain. Karena setiap orang adalah istimewa. Setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kita tidak bisa memperoleh kesuksesan dengan jalan yang ditempuh oleh orang lain. Menjadi diri sendiri adalah hal yang paling utama dalam menempuh hidup menuju kesuksesan kita. Menjadi diri sendiri akan membuka dan memudahkan jalan kita untuk memperoleh cita-cita kita.

Setelah tahu kelebihan dan kekurangan dan memanfaatkan apa yang kita miliki, lalu cintai atas apa yang telah kita punyai. Untuk mendapatkan hidup yang sukses, kita harus mencintai apa yang sudah kita punya. Jangan berangan-angan akan apa yanh anta tidak dapat miliki. Use whatever you have at hand, impian hanya akan menjadi nyata kalau Anda menggunakan instrumen yang kasat mata saat ini juga.

Hal yang tak luput dari membangun kesuksesan kita adalah selalu mengevaluasi diri kita. Jadikan hal-hal yang telah kita lalui meskipun pahit sebagai guru yang sangat berharga. Memang benar apa kata orang terdahulu,”Pengalaman adalah guru yang paling berharga”. Hal ini dapat dilakukan dengan selalu mengevaluasi diri kita setiap malam atas apa yang telah kita jalani setiap harinya, kejadian apa yang dapat dijadikan sebagai pembelajaran untuk kita nantinya, dan bersiap-siap untuk menghadapi esok hari yang baru. Dengan menganggap esok hari adalah hari baru maka kita akan menjalani hari itu dengan tanpa beban.

Selain mengupgrading diri kita dengan bersyukur, menevaluasi diri kita setiap hari dan memanfaatkan apa yang ada di dalam diri kita,kita jangan lupa terhadap orang yang ada di sekitar kita. Karena kesuksesan kita tidak dibangun oleh diri kita sendiri. Melainkan juga didukung oleh orang lain disekitar kita. Oleh sebab itu, hal yang harus kita lakukan untuk menjadi pribadi yang sukses, kita harus memberi kepada orang lain. Semakin banyak anda memberi, maka semakin banyak kita menerima. Ulama muslim pernah berkata, harta kita semakin banyak disedekahkan, kita tidak akan menjadi semakin miskin. Melainkan harta dan amal kita akan terus meningkat. Dalam islam, shadaqah kita akan diberi balasan berlipat-lipat ganda. Memang dalam marketing, hal ini bisa dikatakan sebagai taktik public relations atau publicity. Namun dalam kehidupan sehari-hari hal ini juga berlaku tanpa diselipi iming-iming tertentu. Banyak orang yang sudah membuktikan bahwa semakin kita banyak memberi, dalam arti luas yang tidak terbatas materi atau unag maka semakin besar penghargaan dan berkat yang diterima oleh diri anda. The more you give, the more you get in return.

Setiap orang pasti memiliki seseorang sebagai acuan dalam menjalani kehidupan. Hal yang tidak dipungkiri lagi bahwasannya seorang Rasulullah adalah seseorang yang dijadikan sebagai acuan dalam menjalankan kegiatan kita setiap harinya. Namun jangan dilupakan, diri kita adala mentor bagi diri kita. Banyak sekali orang-orang yang dapat membalikan nasib mereka dengan kerja keras diri mereka sendiri, atas apa yang telah mereka lakukan. Kita jangan lupa dengan  “Allah SWT tidak akan merubah suatu kaum, jika bukan kaum itu sendiri yang mengubahnya”. Oleh sebab itu jadikian diri kika sebagai seseorang untuk terus memotivasi diri kita, karena keberhasilan dan kesuksesan diri tergantung atas tindakan dan pelajaran diri kita.

Dan yang terakhir, apa yang ada dipikiran kita lakukan!. Just do it! I do my best every chance I have. Berbuatlah terbaik di setiap kesempatan, karena itu mungkin yang terakhir.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s