MINDMAP SCHOOLING : AJARAKAN GAYA MENCATAT MODERN PADA SISWA POGAR II BANGIL

Jika merangkum sejenak adalah tugas yang cukup menyulitkan dan membosankan bagi siswa, kini tidak lagi. Siswa kelas 5 SDN Pogar II Bangil kini telah mahir merangkum dengan gaya modern berbasis kerja otak yang dikenal dengan nama Mindmap. Melalui Program unggulan yang dirilis oleh mahasiswa ITS yang tergabung dalam kelompok PKMM bertemakan Mindmap Schooling, mereka di ajarkan bagaimana metode merangkum, metode membuat catatan sekolah dan metode membuat puisi dengan teknik Mindmap yang dikemas dalam training ekstrakurikuler selama 3 kali pertemuan, yakni pada tanggal 19 Maret, 26 Maret dan gong penutupannya kemarin pada tanggal 21 Mei 2011.
Kelompok PKMM yang terdiri dari M Averos Ali, Mohammad Dhanar Such Rufi Fajri, Yuan Kharisma, Auliaur Rahman dan Siti fariya ini, sebelumnya telah melakukan analisa bahwasannya Mindmap merupakan metode belajar yang sangat efektif dan telah banyak di terapkan di banyak Negara di luar negeri. ”Mindmap memiliki 5 keunggulan utama di banding dengan metode merangkum konvensional, yakni meningkatkan daya ingat, mempercepat pemahaman, menghemat waktu, melejitkan kreatifitas dan mempermudah pengorganisasian materi” Terang Averos selaku ketua tim PKMM Mindmap Schooling “ Selain itu, mindmap juga mengajarkan 9 softskill kepada para siswa” tambahnya.
Kurikulum yang di susun oleh Tim Mindmap Schooling ini terdiri dari 5 program yang variatif, yakni Mindmap training, Mindmap outbond, Mindmap Competition dan Mindmap Inaguration day. Pada pertemuan terakhir dari serangkaian training yang mereka berikan, diadakan kegiatan Luanching Duta Mindmap Schooling Indonesia, dimana ke 40 siswa yang mereka didik diberi kewajiban untuk mengajarkan tentang mindmap kepada 5 siswa lain yang berbeda. “Jika program ini berhasil, maka ada 200 siswa Indonesia yang telah kita didik untuk paham Mindmap” terang dhanar selaku konseptor dari kurikulim Mindmap Schooling. “program kami adalah yang pertama di Indonesia mengajarkan tentang mindmap kepada siswa secara gratis”, tambahnya
Selain training untuk para siswa, mereka juga memberikan training kepada para guru sebagai pembekalan dalam memberikan pembelajaran nanti. “Mindmap memiliki potensi untuk diterapkan dalam penugasan merangkum yang saya berikan, harapannya siswa saya menjadi lebih paham dan senang dalam merangkum dengan mindmap di banding sebelumnya” Kata Bu Nunuk selaku Wali kelas dari siswa kelas V SDN Pogar II Bangil Sementara itu, komentar siswa kelas V sendiri mengaku senang ketika merangkum dengan menggunakan mindmap, hal ini dikarenakan mereka di bebaskan dari aturan-aturan yang selama ini mengikat dalam merangkum. Dalam merangkum dengan mindmap, mereka menggunakan kertas gambar dan spidol, bukan kertas bergaris dan pensil.”Merangkum dengan mindmap lebih mudah dan menyenangkan, ada gambar dan warnanya” Ungkap Haidar yang menyabet Juara I Mindmap Competition .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s