MENGAJARKAN SISWA MENELADANI PANDHAWA MELALUI SERUNYA WAYANG CARD

Mengajarkan peneladanan dan sikap postif kepada anak bukanlah hal yang mudah, apalagi untuk membentuk karakter mereka. Namun, 40 anak siswa sekolah dasar kelas IV SDN Pogar II Bangil telah dibentuk karakternya postifnya melalui peneladanan tokoh pandhawa Indonesia oleh mahasiswa ITS melalui media yang atraktif bernama Wayang Card. Mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Program Kreatifitas Mahasiswa Pengabdian Masyarakat ini memberikan Training Ekstrakurikuler selama 4 minggu, terhitung tanggal 20 Maret, 27 Maret, 3 Mei dan terakhir 21 Mei kemarin . Mereka adalah mahasiswa dari 5 jurusan yang berbeda, yakni Yuan Kharisma dari Teknik Geodesi, Mohammad Dhanar Such Rufi Fajri dari teknik Sipil, Umar Affandi dari Teknik Industri, M. Averos dari Teknik Kimia , dan Auliaur Rahman dari teknik Material.
“Kami berusaha merevolusi tampilan wayang tradisional menjadi gambar anime yang disukai anak-anak, kemudian kami modifikasi menjadi permainan wayang card” ungkap Yuan Kharisma selaku ketua pelaksana Program “Permainan wayang card sendiri sebenarnya kita mengadopsi dari permainan yang diproduksi oleh Game Konami yang bernama Yu Gi Oh. Idenya dari mas Dhanar yang suka sekali memainkan permainan tersebut” tambahnya Tiap siswa kelas IV SDN Pogar II Bangil yang difasilitasi satu set permainan wayang card, yang terdiri dari 89 seri kartu wayang Indonesia dan arena permainan di ajak untuk memilih satu tokoh favorit mereka dan meneladani sifat baiknya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari “Kami menyertakan buku harian pandhawa, dimana adik-adik bias men-chek list jika dia telah melakukan tindakan baik seperti yang dicontohkan tokoh favoritnya” ungkap UMAR selaku trainer wayang card
Berbekal semangat untuk melestarikan tokoh wayang Indonesia, kelima mahasiswa tersebut telah membentuk kurikulum Wayang card yang terdiri dari 5 program unggulan, yakni : Pandhawa Story, Wayang Crad GameTraining, Cerdas Cermat Wayang, dan Lomba Mewarnai Tokoh Wayang Favorit. Pada pertemuan terakhir dari serangkaian training yang mereka berikan, diadakan kegiatan Luanching Duta Wayang Card Cilik Indonesia, dimana ke 40 siswa yang mereka didik diberi kewajiban untuk mengenalkan permainan wayang card kepada 5 siswa lain yang berbeda. “Jika program ini berhasil, maka ada 200 siswa Indonesia yang telah kita didik untuk paham Mindmap” terang averos selaku konseptor permainan wayang card. “Program kami adalah yang pertama di Indonesia mengajarkan tentang peneladanan Pandhawa kepada anak-anak”, tambahnya
Selain training untuk siswa, mereka juga memberikan training kepada guru untuk pengenalan model pembelajaran melalui media wayang card. “Wayang card cocok untuk diterapkan di mata pelajaran PPKN, Bahasa Daerah dan IPS” terang Bu Hanum selaku wali kelas siswa Kelas IV SDN Pogar II Bangil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s