Sahkundiyar


My experience to get the peak

Sahkundiyar*)

Sebelum menulis tulisan ini, penulis mencoba untuk mereview kembali sedikit perjalanan hidup penulis dari sejak kecil hingga sekarang, apa yang telah dialami,  didapat, dilakukan, dirasakan. Secara garis besar penulis mengalami pengalaman yang sungguh menakjubkan dan tidak terduga sama sekali. Banyak hal yang telah dialami penulis baik itu menyenangkan ataupun menyedihkan, begitu juga banyak yang telah dilakukan baik itu untuk diri sendiri, keluarga ataupun mencoba melakukan sesuatu untuk orang banyak.

Secara garis besar penulis membagi pengalaman hidup dalam beberapa fase yang sangat menentukan kehidupan penulis :

  1. Fase kecil sampai Sekolah dasar

Dalam fase ini, penulis mengalami hal-hal yang sama dirasakan oleh sebagian besar anak- anak yaitu bermain, bercanda dan belajar. Tetapim ada satu hal yang sangat istimewa, yaitu keinginan penulis untuk belajar sangat besar, ini dapat dilihat dari usaha dan kemauan yang besar serta nilai- nilai yang didapat penulis cukup bagus sehingga mendorong penulis untuk lebih maju. Akhir fase ini adalah Ebtanas, dimana penulis mendapat nilai yang culup bagus untuk melanjutjan ke sekolah favorit.

  1. Fase Sekolah Menengah Pertama

Sekolah Menengah Pertama adalah saat- saat yang sangat menyenangkan. SMP penulis tidak di SMP favorit tetapi SMP di desanya karena jarak ke SMP favorit sangat jauh, tetapi itu tidak mengurangi niat penulis untuk belajar. Dalam fase SMP ini penulis mengalami hal-hal yang baru seperti mengenal organisasi intuk pertama kali. Penulis masuk menganal OSIS pada saat kelas 2 menjadi staff.

Perlu diketahui bahwa pada saat itu penulis memiliki kekurangan yang sangat menonjol yaitu rendah diri, kurang berani ngomong dan mengekspresikan diri. Hal ini benar-benar menghambat kemajuan penulis karena sangat merugikan bagi perkembangan penulis. Tetapi penulis sadar bahwa hal ini harus segera diakhiri sehingga penulis mencoba untuk ikut dalam kegiatan OSIS agar kekurangan dalam komonikasi dapat terasi. Selain aktif dalam OSIS penulis juga aktif dalam kegiatan ekstra kurikuler PMR(Palang Merah Remaja), sebuah organisasi yang konsen terhadap masalah sosial, kesehatah serta peningkatan kemampuan terutama di bidang kesehatan masyarakat.

Dalam organisasi ini penulis beberapa kali mengikuti lomba PMR tingkat kabupatan dan Alhamdulillah penulis sering menang lomba mengalahkan PMR sekolah favorit atau kota. Penulis menang dalam lomba cerdas tangkas, Tracing and Mailing Service(TMS) serta Dapur Umum. Wah pokoknya asyik banget masa-masa SMP. Selain aktif dalam OSIS dan PMR penulis tidak lupa belajar sehingga prestasi penulis cukup bagus yaitu selalu juara 1 dari kelas 1 sampai kelas 3. Pada Ujian Akhir nasional penulis juga mendapatkan nilai tertinggi pada SMP tersebut. Keinginan penulis untuk melanjutkan ke sekolah favorit tidak terbendung lagi sehingga penulis akhirnya memutuskan untuk masuk ke SMA 1 Ponorogo sekalah SMA terbaik di Ponorogo

  1. Fase Sekolah Menengah Atas

SMA 1 Ponorogo terletak lebih kurang 13 km dari rumah penulis, SMA tersebut adalah SMA favorit dan terbaik di kabupaten Ponorogo. Penulis masuk SMA 1 Ponorogo pada tahun 2002 dengan bekal nilai dari SMP yang cukup bagus, terus terang penulis pada awalnya minder masuk sekolah ini karena di samping biayanya sangat mahal juga teman-teman penulis disini sedikit karena aku berasal dari desa. Pada masa  SMA ini penulis belajar keras dan sungguh-sungguh karena poenulis tidak ingin mengecewakan orang tua penulis. Pada semester 1 penulis dapat menjadi juara 1 di kelasnya, sungguh hal yang tidak di sangka oleh penulis.

Di samping belajar tidak lupa penulis ikut kegiatan di SMA, salah satunya adalah PMR organisasi yang telah lama diikuti oleh penulis. Pada tahun pertama di SMA 1 penulis langsung dapat kesempatan untuk mengikuti lomba tingkat propinsi di UNIBRAW karena penulis dianggap telah memiliki kemampuan dan pengalaman yang cukup. Walaupun baru pertama kali ikut lomba di tingkat propinsi, tetapi dengan kerja keras dan latihan akhirnya penulis dapat meraih juara umum lomba Perawatan Keluarga (PK).

Menginjak kelas 2 penulis mulai mengikuti kegiatan OSIS dan ROHIS. Pada saat ini penulis mulai mencari jati diri dan mau menjadi apa di kemudian hari. Penulis sadar bahwa pendidikan adalah hal yang sangat penting sehingga penulis memiliki cita-cita untuk kuliah walaupun hal itu merupakan hal yang sangat jarang di desaku. Di sela-sela belajar penulis tetap aktif di PMR dan OSIS , di PMR penulis dipercaya menjadi Ketua PMR periode 2003/2004 dan menjadi anggota OSIS di sie budi pekerti luhur. Pada massa ini penulis tetap aktif ikut lomba di PMR ke UNAIR, UNIBRAW dan UNM untuk mengharumkan nama “GANESHA JRC” nama PMR di sekolahku.

Selain ikut lomba PMR penulis juga ikut lomba mata pelajaran mewakili sekolah, sungguh pengalaman yang tidak terlupakan. Menginjak kelas 3 penulis disibukkan dengan persiapan UNAS karena standar kelulusannya naik. Setiap hari penulis mendapat tambahan pelajaran dan les. Penulis juga mencoba untuk masuk dunia kampus lewat PMDK karena nilai raport penulis cukup bagus, PMDK pertama penulis adalah teknik industri UGM tetapi penulis tidak masuk. Kemudian penulis mencoba teknik industri ITS lewat jalur PMDK Berbeasiswa, penulis lolos seleksi administrasi dan nilai tetapi tidak lolos seleksi visitasi ( survey), hal ini tidak membuat penulis patah arang malah sebaliknya. Setalah UNAS, penulis berusaha mewujudkan cita-citanya untuk kuliah dengan ikut tes SPMB, STIS dan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional. Alhamdulillah penulis tembus di ketiga tiganya tapi penulis memilih teknik kimia ITS. Sungguh fase SMA ini adalah fase yang sangat menentukan.

  1. Fase Kuliah sampai sekarang

Teknik Kimia adalah jurusan yang kupilih saat SPMB, jurusan ini termasuk jurusan elits di ITS sehingga penulis sangat bangga bisa masuk di sini. Masa- masa awal kuliah, penulis menjalani hal-hal yang sangat mengesankan seperti OSPEK, ngekost dan semua yang serba baru. Pada saat itu penulis melamar bea studi ETOS DOMPET DHUAFA REPUBLIKA karena penulis mengalami kesulitan di bidang keuangan, dan penulis diterima. Ketertarikan penulis terhadap organisasi dan dunia ke-HRD-an semakin besar sehingga penulis ikut dalam LKMM Pra-TD, Integralistic Workshop(IW), LKMM TD, PP LKMM BEM FTI ITS serta masuk dalam BEM FTI ITS sebagai staff PSDM.

Pada bulan agustus 2006, penulis bersama penerima bea studi ETOS DOMPET DHUAFA REPUBLIKA Surabaya pergi ke Bogor untuk mengikuti Temu Nasional  bersama penerima bea studi lain di sembilan PTN terkemuka di Indonesia. Di sana penulis mengikuti seminar nasional “ Menuju Kemandirian Bangsa” dengan pembicara Menhan ( Juwono Sudarsono), Eep Syaifullah Fatah, Ichsanudin Noorsy, Wakapolri( Adang Dorodjatun), Marwah Daud Ibrahim, Gina Sania Nova, Presiden BEM UI dll. Dalam seminar tersebut kami yang merupakan perwakilan dari 9 PTN terkemuka di Indonesia mengeluarkan pernyataan sikap tentang kemandirian bangsa, pernyataan tersebut kami buat semalam suntuk Sungguh pengalaman yang sangat terkesan. Sekarag penulis tetap berusaha untuk menjadi lebih baik dari wakti ke waktu, berkontribusi buat ummat karena bukan saatnya kita memikirkan diri sendiri tetapi ummat sedang menunggu sepak terjang kita…..

SWOT

Sahkundiyar*)

sebuah refleksi tentang diriku

Sudah merupakan hal yang sangat lazim jika kita mencoba melakukan koreksi diri atau mengenalai diri kita karena hal tersebut akan dapat membawa kita menjadi lebih baik dan lebih baik. Mengenali diri sendiri adalah kunci keberhasilan dan kesuksesan. Menurut pengalaman mengalahkan diri sendiri adalah hal mutlak sebelum kita mengalahkan orang lain dan menaklukkan diri sendiri adalah hal yang harus dilakukan sebelum kita menaklukkan dunia. Penulis juga senantiasa mengevaluasi diri sendiri dengan SWOT,

  1. Strength (kekuatan)

Yang menjadi strength atau kekuatan penulis adalah kemauan untuk menjadi orang besar, motivasi untuk membahagiakan orang tua serta keinginan untuk bermanfaat bagi orang lain. Selain itu penulis juga memiliki potensi untuk maju seperti kebanyakan orang.Di dukung dengan hobi penulis yang senag membaca dan menulis, hal ini merupakan kekuatan yang dimiliki penulis untuk maju. Lingkungan penulis bea studi ETOS DOMPET DHUAFA REPUBLIKA juga merupakan kekuatan karena di sana penulis mendapatkan self development training secara kontinyu dan komprehensip.Penulis juga memiliki kelebihan komonikasi dan berrbicara karena selama ini penulis aktif di dunia kepemanduan dan organisasi

  1. Weakness (Kelemahan)

Weakness atau kelemahan penulis sangatlah banyak kalau disebutkan satu persatu.,Penulis seringkali kurang percaya diri bahwa dirinya mampu melakukan sesuatu, di samping itu penulis memilki beberapa kebiasaan buruk yang dapat menghambat yaitu malas dan suka menunda- nunda pekerjaan, hal inilah yang sering kali menghambat kesempatan.

  1. Opportunity

Opportunity (kesempatan) yang bias membuat penulis maju sebenarnya sangat banyak :

    1. Organisasi di ITS yang sangat banyak memberi kesempatan kepada penulis untuk mengembangkan diri di bidang manajerial
    2. Program penalaran dan akademis di ITS juga sangat banyak seperti PIMITS, PKM , LKTM dan MAWAPRES juga merupakan kesempatan emas bagi penulis untuk mengasah kemampuan analisa dan berp[ikir kritis.
  1. Threathy ( Hambatan)

Hambatan yang dialami penulis sebenarnya juga sangat banyak, diantaranya:

    1. Kesibukan kuliah di TEKKIM terlebih praktikumnya menyita banyak sekali waktu untuk mengerjakan hal-hal yang lain.

Penulis adalah mahasiwa TEKKIM angkatan 2005*)

My Nearest Planning

Sahkundiyar*)

Sebagai mahasiswa yang sudah mengalami proses dan mengalami banyak hal, cita-cita atau visi tentunya bukan hal yang asing lagi, setiap orang harus punya mimpi, baik itu mahasiswa, pemulung, anak jalanan dan semuanya. Mimpi atau visi adalah sesuatu yang menggerakkan kita untuk tetap hidup dan beraktivitas.

Pada dasarnya segala penciptaan itu ada dua macam, pertama ada dalam pikiran kita atau visi kita dan yang kedua dalam dunia nyata yaitu usaha kita. Penulis memiliki planning yang hendak dicapai selama menjadi mahasiswa ITS

  1. Rencana Studi

Dalam kuliah lulus dengan predikat baik adalah cita-cita dan keharusan bagi penulis. Di sini penulis berusaha mewujudkan keinginannya dalam studi yaitu,

    1. Lulus 3 tahun
    2. IPK > 3
    3. Kerja Praktek di perusaan bonafide(Conoco Philip, Badak, PKT)
    4. Studi sambil bekerja (mandiri)
  1. Organisasi

Setiap orang tidak mungkin bisa hidup tanpa berinteraksi denbgan orang lain. Di samping itu tidak ada gunanya kepandaian dan  keahlian kita jika itu tidak memberi manfaat bagi orang lain. Penulis berusaha untuk memperluas pergaulan dan lingkungan dengan ikut organisasi. Penulis memiliki rencana dalam organisasi diantaranya:

    1. tahun pertama, mengenal berbagai organisasi di ITS dengan ikut BEM FTI ITS, Kajian jurusan dan Himpunan
    2. tahun kedua, menjadi fungsionaris atau top management di organisasi yang pernah diikuti yakni, menjadi kadep PSDM BEM FTI atau menjadi KAHIMA HIMATEKK. Penulis juga aktif di dunia kepemanduan sehingga penulis ingin di tahun ke dua ini mulai menjadi pembicara atau pemandu yang professional.
    3. Tahun ketiga, aktif di dunia kepemanduan, ikut organisasi profesi seperti MITA ( Masyarakat Ilmuwan dan Teknologi Indonesia), aktif di BEM ITS
    4. Tahun keempat, ikut Lembaga social seperti LMI, Team Suka Rela PMI, serta LSM di bidang social kemasyarakatan.
  1. Prestasi

Masa muda adalah masa yang bagus untuk berprestasi karena pemuda tanpa prestadi sama juga bohong. Penulis memilki rencana kedepan dalam prestasi:

    1. Mengikuti  PKM, LKTM atau lomba karya tulis lainnya sampai tingkat regional C, karena   kemampuan menulis mutlak di perlukan dan merupakan nilai tambah tersendiri bagi penulis.
    2. Menjadi Mahasiswa Berprestasi jurusan TEKKIM
    3. Mengikuti Sampoerna Best Student, Pertamina Youth Program

Demikian sedikit rencana penulis kedepan semoga penulis dapat konsisten untuk mewujudkannya.

Penulis adalah mahasiwa TEKKIM angkatan 2005*)

Jangan tanyakan kepadaku siapa nenek moyangku, tetapi tanyakan kepadaku, siapa aku dan apakah aku telah bermanfaat bagi ummat ( Sayyina Umar ra)

Penulis adalah mahasiwa TEKKIM angkatan 2005*

2 thoughts on “Sahkundiyar

  1. Assalamu’alaikum wr.wb

    salam kenal,

    Insya Allah, Dia tak kan tinggalkan hambaNya yang beriman.
    keyakinan dan tekad kuat jualah sebagai kuncinya.
    and ” i can do it”

    ok, bravo!!!!

    moga aja dengan semangt membara itu aku bisa kembali terlucuti, Insya Allah . semangati dan saling mendo’akan.

    satu hal ” INNA LLOHA MA ANA”.
    Dengan menggema, ….

    see u,

  2. ini blognya mas sakun, SC Integration Workshop 2008?? kahima TEkkim 2005?

    wah, pengalamannya sip banget … pantes terlihat memiliki pondasi yang kuat, lah wong sudah ditempa kayak gitu …

    rapat IW … hehehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s